Advokasi Terhadap Perempuan

Akhir-akhir ini banyak ditemui kasus tindakan kekerasan yang dialami  perempuan baik di  usia yang masih dini, remaja bahkan sampai usia dewasa, kemudian maraknya kasus pencabulan yang dilakukan orang dewasa kepada anak laki-laki. tindakan kekerasan ini sangat berdampak buruk bagi kehidupan perempuan dan anak itu sendiri baik secara fisik, psikis maupun didalam sosial masyarakat. Melihat mirisnya fenomena ini Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Jawa Barat menaruh perhatian pada korban yang mengalami  tindakan kekerasan.  

Pada Tanggal 27 Desember 2019 ICMI Jawa Barat bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kab. Cianjur  mengadakan kegiatan berupa Advokasi dengan tema "Advokasi Terhadap Perempuan dan Anak dan Korban Human Traffiking" dan di hadiri Ketua umum ICMI ORWIL JABAR Prof. Dr. Moh. Najib, M. Ag beserta jajaran kepengurusannya, kemudian kurang lebih 100 orang peserta dari kalangan yang notabanenya mengalami tindakan kekerasan.  

Dalam kegiatan ini pun kaum perempuan yang mengalami tindakan kekerasan merasa puas terhadap kegiatan ini, mereka merasa bebas bercerita tentang pengalaman kekerasan yang mereka rasakan, tentunya pengalaman yang diceritakan pun harus menjadi acuan bagi para kaum perempuan supaya lebih sigap dalam menghadapi kekerasan yang akan di alami, di samping itu kegiatan ini tidak mungkin sampai disitu saja, ada pusat pelayanan (P2TP2A) kab. Cianjur yang akan menindak lanjuti masalah kekerasan terhadap masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak. 

ICMI ORWIL JABAR dan P2TP2A Berharap "Semoga saja dengan adanya Kegiatan ini bisa membuat masyarakat dapat berani melaporkan, menginformasikan tindakan kekerasan yang mereka alami, karena tidak sedikit korban yang mengalami kekerasan tidak pernah mau memberikan informasinya kepada Lembaga yang Menaungi masalah Kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga masalah Kekerasan yang terjadi terhadap perempuan selalu marak terjadi."